Selasa, 03 September 2013

Bandung, 3 september 2013

Bandung,3 September 2013. aku merenung seorang diri..
merenungkan seseorang yang sebenarnya tidak pantas untuk direnungkan...
merenungkan seseorang yang sebenarnya sudah mengahancurkan hati ku....
merenungkan seseorang yang sebenarnya membuat aku menolak orang yang lebih baik...
merenungkan seseorang yang dengan tidak tahu dirinya menghancurkan pertemananku...

Apakah ini akhirnya? apakah aku harus mengalah kepada rasa ego yang sebenarnya bukan hanya sekedar rasa egoku? 
apa aku harus menerima? apakah aku harus membangun sebuah benteng untuk menghalang aliran rasa cemburu dan sakit hati karena melihat lelaki yang aku sayangi bersama temanku sendiri?
apakah aku harus melupakan kenangan kenangan manis yang telah aku dan lelaki itu lalui??
haha ya benar, kenangan yang sangat bahkan terlalu manis untuk dilupakan...
memang manis, tapi terlalu pahit untuk tidak dilupakan!...

haha! ya lelaki itu, dialah orang yang mengisi hariku untuk beberapa saat, orang yang dengan tidak tahu dirinya menghancurkan pertemananku, orang yang dengan tidak tahu dirinya meninggalkan goresan dihatiku yang tanpa menunggu goretan itu sembuh, dia sudah bersama wanita lain...
sungguh aku rela dia bersama siapapun, aku rela! tapi aku mohon jangan temanku sendiri :'( 

Apa kau ingat? saat saat kita bersama? saaat saat kita merasa bahwa hanya ada kita?:ya haha! genggaman tangan yang menghangatkan, pelukan yang menenangkan jiwa, dan tatapan yang meneduhkan hati :') apakah dengan mudahnya kau melupakan itu semua? dan dengan mudahnya kau berpaling pada temanku sendiri?! 

Tapi ya inilah....
inilah akhirnya, kita tidak akan mengetahui bagaimana akhirnya jika kita sendiri belum mencapai titik akhir cerita kita.
disini kita hanya dituntut untuk memilih...
"bertahan" atau "menyerah"


-Gita Kennya Saharani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar